Sekjen Nasdem Tantang Prabowo untuk Jelaskan Isu Penculikan Aktivis pada Debat Capres - Mading Indonesia

Post Top Ad

Sekjen Nasdem Tantang Prabowo untuk Jelaskan Isu Penculikan Aktivis pada Debat Capres

Sekjen Nasdem Tantang Prabowo untuk Jelaskan Isu Penculikan Aktivis pada Debat Capres

Share This
Calon Presiden Prabowo Subianto, selalu dipandang sebagai sosok yang kontroversial, khususnya jika terkait dengan kasus penculikan aktivis tahun 1998 yang saat itu, Prabowo menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi salah satu topik hangat pekan ini yang dibicarakan publik.  Apalagi, debat perdana nanti yang mempertemukan dua pasangan calon presiden-wakil presiden, 17 Januari mendatang, juga akan membedah topik ini.
Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate mengatakan, sudah seharusnya calon pemimpin di negeri ini peduli dalam isu pelanggaran HAM. Khusus untuk calon presiden 02, Prabowo Subianto, dia meminta agar membuka fakta tentang kasus penculikan dan penghilangan paksa aktivis 1998.
“Mestinya Pak Prabowo buka ke publik apa yang sebenarnya terjadi supaya orang mengetahui rekam jejaknya, orang memilih dengan informasi yang banyak bukan dengan pertanyaan-pertanyaan yang banyak,” ujar Johnny di Jakarta, Selasa (15/1).
Johnny menambahkan, masyarakat masih penasaran terkait kasus penculikan dan penghilangan paksa para aktivis 98 tersebut. Apalagi, kata dia, sejumlah anggota Tim Mawar telah diproses secara hukum di Mahkamah Militer, sementara dugaan keterlibatan Prabowo diselesaikan melalui Dewan Kehormatan Perwira (DKP).
“Mereka (Tim Mawar) sudah dihukum secara hukum, tetapi juga ada di TNI yang dulu ABRI tidak semua diselesaikan di Mahkamah Militer terkait Jenderal Prabowo yang diselesaikan di luar Mahkamah Militer, yaitu melalui jalur politik dengan pertimbangan politik, dengan dibentuknya Dewan Kehormatan Perwira,” jelas dia.
Menurut Johnny, Prabowo perlu menjelaskan, alasan adanya perlakuan berbeda seperti itu. Dia menyebut, terminologi pemberhentian dari TNI oleh DKP juga dinilai samar supaya tidak gamblang Prabowo disebut dipecat dari TNI.
“Sekarang masyarakat bertanya karena masyarakat membutuhkan informasi terkait rekam jejak paslon. Ini juga terkait debat karena nanti terkait visi-misi, salah satunya masalah HAM. Karena itu kita harus mengetahui rekam jejak pasnagan calon. Nah, rekam jejak ini belum clear,” ungkap dia.
Lebih lanjut, kata Johnny, butuh kerendahan hati dan kejujuran Prabowo untuk mengungkap fakta sebenarnya. Menurutnya, tak perlu dibuat Tim Gabungan seperti pengungkapan kasus penyidik KPK Novel Baswedan. Pasalnya, penyelesaian kasus HAM sudah ada jalurnya dan akan lebih cepat jika aktor-aktor yang terlibat bisa jujur mengungkapkan fakta sebenarnya.
“Tidak perlu tim khusus, minimal dari Prabowonya, terlibat atau tidak karena faktanya Tim Mawar sudah dihukum melalui Mahkamah Militer,” pungkas dia
Sumber : https://bidikdata.com/sekjen-nasdem-tantang-prabowo-untuk-jelaskan-isu-penculikan-aktivis-pada-debat-capres.html

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Pages