Ini Konsep Khilafah FPI, Diantaranya Mendorong OKI Mencetak Mata Uang Sendiri - Mading Indonesia

Post Top Ad

Ini Konsep Khilafah FPI, Diantaranya Mendorong OKI Mencetak Mata Uang Sendiri

Ini Konsep Khilafah FPI, Diantaranya Mendorong OKI Mencetak Mata Uang Sendiri

Share This
Ketua Lembaga Dakwah DPP Front Pembela Islam (FPI), Idrus Al Habsy menjelaskan konsep khilafah menurut pandangan kelompoknya.
Idrus menegaskan, ada dua garis besar konsep khilafah dalam FPI.
“Apa sih yang sekarang ini yang diberdebatkan biar kita tahu semua bahwasanya khilafah dalam pandangan FPI selain yang tadi saya sebutkan dalam hadits.”
“Kita juga khilafah kebersamaan, tadi khilafah secara pribadi yang akan Imam Mahdi akhir zaman,” jelas Idrus dalam sebuah acara Talk Show di Tv One.
Khusus dalam khilafah kebersamaan, Idrus menegaskan FPI bukan bermaksud untuk menghapus NKRI.
Mereka justru ingin meningkatkan persatuan antar negara Islam.
“Khilafah kebersamaan ini maksudnya apa yaitu bukan kita menghapus NKRI tidak, tapi justru kita di sini kita ingin mendorong persatuan antara negara-negara Islam,” jelasnya.
Satu di antara contohnya adalah mereka mendorong Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang. Seperti membentuk mata uang hingga pembentukan parlemen bersama.
“Contoh, kita mendorong OKI untuk supaya membentuk mata uang sendiri antar negara Islam sebagaimana di Eropa punya mata uang Euro.”
“Yang kedua kita ingin mendorong OKI agar negara-negara Islam membentuk pertahanan sebagaimana orang Eropa bisa membentuk pertahanan yaitu NATO.”
“Nah kita pengen bentuk seperti itu, kita mendorong dan yang ketiga pembentukan apa parlemen bersama,” kata Idrus.
Pernyataan Idrus tak lebih dari sekedar dalih dan alasan pembenaran FPI. Hal ini justru mempertegas bahwa FPI memang ingin menerapkan khilafah dan mengubah ideologi bangsa Indonesia.
Karena sejatinya, Pancasila adalah dasar negara dan NKRI adalah bentuk negara yang sudah final.
Konsep khilafah dan gerakan politik FPI sudah tak bisa dibantah lagi. Sehingga wajar jika sampai saat ini pemerintah belum mau memperpanjang SKT FPI karena satu halnya adalah mengusung khilafah yang dicantumkan dalam AD/ART nya. SKT FPI sendiri habis sejak 20 Juni.
Selain itu, FPI juga berperan besar dalam memobilisasi massa dalam aksi berjilid menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dipenjara dalam kasus penodaan agama.

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Pages