Radikalisme Menargetkan Lingkungan Pemerintahan - Mading Indonesia

Post Top Ad

Radikalisme Menargetkan Lingkungan Pemerintahan

Radikalisme Menargetkan Lingkungan Pemerintahan

Share This

Ketua Pengurus Besar NU, Marsudi Syuhud mengungkapkan, ajaran radikalisme sudah menyasar masuk ke tempat ibadah muslim di kawasan pemerintahan.
Marsudi menegaskan, paham yang berbahaya ini sudah terlanjur menyebar, sehingga mendesak pemerintah agar menuntaskan isu ini.
Dari data yang ditemukan oleh Perhimpunnan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat, indikasi paham radikalisme telah menyebar ke 100 masjid areal pemerintahan. Dari data itu disebutkan, 21 Masjid di lingkungan BUMN menjadi incaran paham radikalisme.
Marsudi menjelaskan, PNS atau ASN menjadi target pencucian otak dengan paham radikalime.
“ASN memang ditarget oleh mereka untuk didakwahi karena ASN kalau sudah banyak ikut mereka akan mudah,” katanya dalam acara Mata Najwa yang tayang Rabu (14/11/19) malam.
Selain ASN, tentara yang hakikatnya mempunyai jiwa nasionalis tinggi juga menjadi target.
“Tentara juga ditarget juga, kalau termasuk masjid-masjid negara, masjid-masjid BUMN ditarget sebagai dakwah mereka,” jelasnya.
PBNU mengaku, tidak bisa berperan untuk menangkal radikalisme, sebab mereka tidak pernah diundang untuk masuk ke masjid-masijd pemerintahan tersebut.
“Diundang we ora pernah (Diundang saja tidak pernah), disuruh khotbah di situ aja nggak pernah karena mereka sudah bikin kelompok sendiri, kita-kita mau masuk ke situ susah,” ungkapnya.
Meski demikian, dia menyarankan agar memilih khatib masjid untuk kawasan pemerintahan dengan asal organisasi Islam yang jelas.
“Untuk itu, ambilah dari Muhammadiyah, dari NU, dari Persis, dari organisasi-organisasi yang sudah jelas established, yang jelas nyata dan mudah diingatkan kalau ada anggotanya yang radikal,” ujarnya.




No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Pages